Senin, 05 November 2012
izinkan aku untuk mencintainya
Tuhan… hari
ini aku bertemu lagi dengan malaikatmu yang Kau utus untuk memperindah bumimu. Ditengah-tengah
riuh orang-orang yang sibuk dengan aktifitasnya di suatu tempat futsal,
diam-diam aku menatapnya. Tuhan… dia tersenyum dan tertawa, dan aku tahu itulah
hal terindah yang ingin selalu kulihat diwajahnya, seakan bumi dan isinya ikut
tertawa bersamanya. Tak bisa kupungkiri akupun ingin tertawa bersamanya, ingin
rasanya ku memotret malaikatMu Tuhan, mengabadikan keindahan yang tidak akan pernah
kulihat dimanapun. Tapi sayang aku tidak bisa, melihatnya dari jauh itu sudah
membuatku sangat puas. Sebenarnya aku ingin berlama-lama melihat keindahan itu
Tuhan, tapi sakit ini tidak mengizinkannya. Sakit ini seakan tidak ingin aku
lebih lama lagi melihat ciptaanmu yang begitu indah. Tuhan… sampaikan maafku
untuknya aku tidak sengaja untuk tidak peduli kepadanya tadi. Tuhan.. aku ingin
melihatnya, wajahnya, senyumnya, dan apapun tentang dia. Aku tahu Tuhan dia
tidak mencintaiku dan begitu banyak perbedaan di antara kami. Tuhan.. walaupun
aku dan dia tidak akan pernah menjadi kita, tapi izinkan aku untuk
mencintainya. Aku ingin mencintai hatinya dengan tulus tidak peduli dia
mengetahuinya atau tidak.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Twitter
Facebook
Flickr
RSS

0 komentar (+add yours?)
Posting Komentar